Daftar Obat Demam Yang Direkomendasikan Untuk Bayi
Nama generik, merek dagang, dan panduan keamanan untuk orang tua
Demam pada bayi sering membuat orang tua panik. Namun, demam sebenarnya merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau kondisi tertentu. Tidak setiap demam harus segera diberi obat. Pada bayi, usia dan kondisi umum bayi jauh lebih penting daripada sekadar angka pada termometer.
Untuk obat penurun demam, pilihan yang paling umum adalah parasetamol. Berbagai merek dagang tersedia dalam bentuk tetes atau drops, antara lain Tempra Drops, Sanmol Drops, Praxion Drops, Apetics Drops, Ottopan Drops, Itamol Drops, Pamol Drops, dan beberapa produk parasetamol drops lainnya. Produk-produk tersebut memiliki zat aktif yang sama atau serupa, tetapi konsentrasi dan aturan dosis dapat berbeda, sehingga merek tidak boleh dijadikan dasar untuk menyamakan jumlah mL. (Halodoc)
Daftar obat demam bayi
| Zat aktif | Contoh nama dagang | Bentuk | Kandungan yang perlu diperhatikan | Usia bayi | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Parasetamol | Tempra Drops | Tetes | Periksa mg per mL pada kemasan | Bayi sesuai batas usia produk | Salah satu pilihan paling umum |
| Parasetamol | Sanmol Drops | Tetes | Periksa mg per mL pada kemasan | Bayi sesuai batas usia produk | Digunakan untuk demam dan nyeri |
| Parasetamol | Praxion Drops | Tetes | Beberapa produk tercantum 100 mg/mL | Bayi sesuai aturan produk | Jangan menyamakan dosis mL dengan merek lain |
| Parasetamol | Apetics Drops | Tetes | Periksa konsentrasi produk | Bayi sesuai aturan produk | Untuk demam dan nyeri ringan |
| Parasetamol | Ottopan Drops | Tetes | Periksa konsentrasi produk | Bayi sesuai aturan produk | Perhatikan terutama pada bayi dengan gangguan hati |
| Parasetamol | Itamol Drops | Tetes | Produk tertentu 100 mg/mL | Bayi sesuai aturan produk | Gunakan alat takar yang tersedia |
| Parasetamol | Pamol Drops | Tetes | Periksa konsentrasi pada kemasan | Bayi sesuai aturan produk | Jangan menggunakan dosis dari merek lain |
| Parasetamol | Paracetamol Drops berbagai merek | Tetes | Konsentrasi berbeda-beda | Tergantung produk | Nama generik dapat dipakai oleh banyak produsen |
Nama-nama dagang tersebut saat ini tercantum dalam berbagai katalog produk obat anak di Indonesia. (Halodoc)
- Parasetamol adalah pilihan utama
- Untuk bayi yang memang memerlukan obat penurun demam, parasetamol merupakan obat yang paling umum digunakan.
- Dosis biasanya dihitung berdasarkan berat badan bayi, bukan sekadar usia.
- Dosis yang lazim digunakan adalah sekitar:
- 10–15 mg/kg berat badan setiap kali pemberian.
- Namun, untuk bayi, terutama bayi kecil, orang tua sebaiknya mengikuti petunjuk dokter atau aturan pada produk yang digunakan, karena konsentrasi setiap sediaan berbeda.
Mengapa jumlah mL tidak boleh disamakan?
- Ini sangat penting.
- Misalnya:
- Produk A mungkin mengandung 80 mg dalam 0,8 mL
- Produk B mungkin mengandung 100 mg dalam 1 mL
- Produk C dapat mempunyai konsentrasi berbeda
- Misalnya:
- Ketiganya sama-sama disebut parasetamol drops, tetapi jumlah mL yang diberikan dapat berbeda.
- Karena itu:
- Jangan mengatakan “bayi diberi 0,8 mL parasetamol” tanpa menyebut konsentrasi obatnya.
- Yang menentukan dosis sebenarnya adalah berapa miligram parasetamol yang diterima bayi.
- Contoh merek yang sering dijumpai

- Tempra Drops
- Tempra Drops merupakan salah satu produk parasetamol dalam bentuk tetes yang dipasarkan untuk anak kecil. Informasi produk yang tersedia mencantumkan penggunaan dengan perhatian khusus terhadap usia bayi dan dosis.
- Jangan menggunakan angka dosis dari satu produk untuk produk parasetamol lainnya.
- Sanmol Drops
- Sanmol Drops juga mengandung parasetamol dan tersedia dalam bentuk tetes. Produk ini banyak digunakan untuk demam dan nyeri pada anak kecil.
- Praxion Drops
- Praxion Drops merupakan produk parasetamol dalam bentuk tetes. Salah satu informasi produk yang tersedia mencantumkan kandungan 100 mg per 1 mL, sehingga dosis harus dihitung berdasarkan konsentrasi tersebut.
- Apetics Drops
- Apetics Drops merupakan sediaan parasetamol tetes yang dipasarkan untuk anak kecil. Aturan penggunaannya harus mengikuti konsentrasi dan petunjuk pada kemasan.
- Ottopan Drops
- Ottopan Drops juga merupakan sediaan parasetamol tetes. Pada bayi dengan gangguan fungsi hati, penggunaannya perlu mendapat perhatian khusus.
- Itamol Drops
- Itamol Drops merupakan sediaan parasetamol tetes. Informasi produk yang tersedia mencantumkan produk dengan kandungan 100 mg/mL.
- Pamol Drops
- Pamol Drops merupakan salah satu produk tetes yang tersedia di pasaran dan perlu digunakan sesuai kandungan serta aturan dosis pada kemasan.
Daftar Obat Demam Untuk Bayi Yang Beredar Di Pasaran
- BPOM menyediakan pencarian berdasarkan nama produk, merek, atau nomor izin edar.
- Selain tujuh merek yang sudah disebutkan, beberapa produk lain yang tercantum di pasar Indonesia, antara lain Naprex Drops, Fasidol Drops, Turpas 100 mg Drop, Hufagesic Drops, Grafadon Drops, Erlamol Drop, Solvita Baby Drops, Paracetamol Drops generik, Panadol Anak-anak, Biogesic, Dumin, Termorex, Farsifen, Hufagesic, Bodrexin Demam, Proris, dan Bufect
- Untuk bayi, kelompok yang lebih relevan adalah berbagai sediaan parasetamol drops, misalnya Tempra Drops, Sanmol Drops, Praxion Drops, Apetics Drops, Ottopan Drops, Itamol Drops, Pamol Drop, Naprex Drops, Fasidol Drops, Turpas 100 mg Drop, Hufagesic Drops, Grafadon Drops, Erlamol Drop, Solvita Baby Drops, dan Paracetamol Drops generik, namun semuanya tetap harus diperiksa kandungan, konsentrasi, batas usia, dan status izin edar pada kemasan atau database BPOM sebelum digunakan.

Bagaimana dengan ibuprofen?
-
- Untuk bayi di bawah 6 bulan, ibuprofen tidak sebaiknya diberikan sendiri tanpa petunjuk dokter.
- Karena itu, bila membuat daftar obat demam khusus bayi untuk masyarakat umum, lebih aman menempatkan: Parasetamol → pilihan utama yang umum
- sedangkan:
- Ibuprofen → bukan pilihan untuk bayi <6 bulan dan perlu memperhatikan kondisi bayi.
- Ibuprofen juga bukan pilihan yang baik bila bayi mengalami dehidrasi atau kurang minum.
- Bagaimana dengan aspirin?
- Aspirin tidak boleh digunakan sebagai obat demam rutin pada bayi dan anak.
- Orang tua tidak seharusnya memberikan aspirin hanya karena bayi mengalami demam.
- Bayi usia 0–3 bulan berbeda dengan bayi yang lebih besar
Ini bagian yang sangat penting.
- Neonatus atau bayi baru lahir yang berusia 0–28 hari
- Neonatus atau bayi baru lahir yang berusia 0–28 hari dengan suhu tubuh ≥38°C tidak boleh diberi obat penurun demam sendiri di rumah, termasuk parasetamol, lalu hanya menunggu demam turun; bayi harus segera diperiksa oleh dokter atau dibawa ke fasilitas kesehatan karena demam pada usia ini dapat merupakan tanda infeksi serius seperti sepsis atau meningitis.
- Pedoman American Academy of Pediatrics secara khusus menempatkan bayi usia 8–21 hari dan 22–28 hari dengan demam ≥38°C sebagai kelompok yang memerlukan evaluasi medis segera dan sistematis. (American Academy of Pediatrics)
- Menurut AAP untuk orang tua menyarankan tidak memberikan obat demam kepada bayi <12 minggu sebelum diperiksa. (healthychildren.org) Jadi, pada neonatus, prinsipnya bukan “obat apa yang diberikan?”, tetapi “mengapa bayi demam dan apakah terdapat infeksi serius?”.
- Bayi <3 bulan
- Jika bayi berusia kurang dari 3 bulan mengalami suhu 38°C atau lebih, jangan hanya memberikan obat penurun panas dan menunggu di rumah.
- Bayi perlu segera dinilai oleh dokter atau fasilitas kesehatan.
- Pada kelompok usia ini, demam dapat menjadi tanda infeksi serius.
- Bayi 3–6 bulan
- Pada usia ini, keputusan pemberian obat harus mempertimbangkan:
- suhu,
- berat badan,
- keadaan umum,
- kemampuan menyusu,
- tanda dehidrasi,
- gejala penyerta,
- dan kemungkinan penyebab demam.
- Pada usia ini, keputusan pemberian obat harus mempertimbangkan:
- Bayi >6 bulan
- Parasetamol tetap dapat digunakan bila diperlukan dengan dosis yang benar. Ibuprofen dapat menjadi pilihan pada bayi yang sudah memenuhi batas usia produk, tetapi harus memperhatikan kondisi seperti dehidrasi dan gangguan ginjal.

Tanda bahaya pada bayi demam
Jangan hanya melihat angka suhu.
- Segera periksakan bayi jika terdapat:
- bayi sulit dibangunkan,
- bayi tampak sangat lemah,
- tidak mau menyusu,
- napas cepat atau sulit bernapas,
- kejang,
- bibir tampak kebiruan,
- muntah berulang,
- sangat sedikit buang air kecil,
- tanda dehidrasi,
- ruam yang mengkhawatirkan,
- atau kondisi bayi semakin memburuk.

Lima aturan sederhana sebelum memberikan obat
- Pertama, timbang berat bayi.
- Kedua, lihat zat aktifnya.
- Ketiga, lihat konsentrasi obatnya.
- Keempat, gunakan pipet atau alat ukur bawaan produk.
- Kelima, catat jam pemberian obat.
Dan yang sangat penting: Jangan memberikan dua obat dengan kandungan parasetamol secara bersamaan. Misalnya bayi sudah mendapatkan Tempra Drops, kemudian jangan memberikan Sanmol Drops beberapa saat kemudian dengan anggapan bahwa keduanya adalah obat yang berbeda. Keduanya sama-sama dapat mengandung parasetamol.
Tabel ringkas untuk orang tua
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Obat demam yang paling umum untuk bayi? | Parasetamol |
| Contoh merek? | Tempra Drops, Sanmol Drops, Praxion Drops, Apetics Drops, Ottopan Drops, Itamol Drops, Pamol Drops, dan produk parasetamol drops lainnya |
| Apakah semua merek mempunyai dosis yang sama? | Tidak |
| Apakah dosis ditentukan hanya berdasarkan usia? | Tidak, berat badan sangat penting |
| Apakah jumlah mL semua produk sama? | Tidak |
| Bayi <3 bulan demam ≥38°C? | Segera diperiksa dokter |
| Bolehkah aspirin? | Tidak untuk demam rutin bayi |
| Bolehkah ibuprofen untuk semua bayi? | Tidak |
| Bolehkah mengganti merek sesuka hati? | Jangan tanpa menghitung ulang kandungan dan dosis |
| Apa yang paling penting diperiksa? | Zat aktif, konsentrasi, berat badan, dosis, dan interval pemberian |
Pesan untuk orang tua
- Merek boleh berbeda, tetapi zat aktif dan dosis adalah hal yang paling penting.
- Tempra, Sanmol, Praxion, Apetics, Ottopan, Itamol, Pamol, dan produk lain dapat sama-sama mengandung parasetamol. Yang membedakan dapat berupa konsentrasi, rasa, bentuk sediaan, alat ukur, dan produsen.
- Karena itu, jangan memilih obat hanya berdasarkan merek yang paling terkenal.
- Untuk bayi, prinsip yang lebih aman adalah: Kenali demam → ukur suhu dengan benar → timbang berat badan → periksa kandungan obat → hitung dosis dengan benar → pantau kondisi bayi.
- Dan khusus bayi di bawah 3 bulan dengan suhu 38°C atau lebih, jangan menunda pemeriksaan medis hanya karena demam turun setelah pemberian obat.








Leave a Reply