❓Tanya:
Dok, anak saya berusia 8 tahun. Tinggi badannya lebih pendek dibandingkan banyak teman sekelasnya. Banyak yang menyarankan agar saya memberikan suplemen kalsium atau susu tinggi kalsium supaya cepat tinggi. Benarkah kalsium bisa membuat anak menjadi lebih tinggi?
Jawab:
Kalsium memang merupakan mineral yang sangat penting untuk pembentukan dan kekuatan tulang. Namun, kalsium bukanlah faktor utama yang menentukan tinggi badan anak. Bila kebutuhan kalsium anak sudah tercukupi dari makanan sehari-hari, pemberian kalsium tambahan tidak terbukti dapat membuat anak tumbuh lebih tinggi. Tulang memerlukan kalsium agar kuat, tetapi pertumbuhan panjang tulang dipengaruhi oleh banyak faktor lain.
Pertumbuhan tinggi badan terutama ditentukan oleh faktor genetik, hormon pertumbuhan, hormon tiroid, hormon pubertas, kecukupan energi, protein, vitamin D, zinc, kesehatan tulang, aktivitas fisik, dan tidur yang cukup. Semua faktor tersebut bekerja bersama-sama. Bila salah satu terganggu, pertumbuhan tinggi badan juga dapat terhambat meskipun asupan kalsium cukup.
Sebagai contoh, anak usia 8 tahun yang lebih pendek dibandingkan teman-teman sekolahnya belum tentu mengalami kekurangan kalsium. Bisa saja tinggi badannya masih sesuai dengan potensi genetik keluarga, atau justru terdapat faktor lain seperti kurang asupan protein dan energi, kurang tidur, penyakit kronis, gangguan hormon, atau masalah kesehatan lain yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Penelitian menunjukkan bahwa suplemen kalsium hanya bermanfaat pada anak yang memang mengalami kekurangan kalsium. Pada anak dengan asupan kalsium yang sudah cukup, pemberian kalsium dalam jumlah lebih banyak tidak meningkatkan kecepatan pertumbuhan tinggi badan secara bermakna. Karena itu, tidak tepat mengandalkan suplemen kalsium sebagai cara agar anak menjadi lebih tinggi.
Bila orang tua khawatir anak tampak lebih pendek dibandingkan teman sebayanya, langkah yang paling tepat adalah memantau kurva pertumbuhan menggunakan tinggi badan menurut usia, menghitung kecepatan pertumbuhan setiap tahun, serta berkonsultasi dengan dokter anak bila pertumbuhan melambat atau tinggi badan berada di bawah batas normal. Evaluasi sejak dini akan membantu menemukan penyebab bila memang ada gangguan pertumbuhan.
Jadi, kalsium penting untuk menjaga tulang tetap kuat, tetapi bukan “obat penambah tinggi badan.” Yang paling penting adalah memastikan anak mendapatkan gizi seimbang yang kaya protein, cukup kalsium dan vitamin D, aktif berolahraga, tidur yang cukup, serta memperoleh penanganan bila terdapat penyakit atau gangguan hormon yang memengaruhi pertumbuhan. Pendekatan yang menyeluruh inilah yang paling efektif untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan anak secara optimal.












Leave a Reply